Carl Jung adalah psikiater Swiss terkenal yang membantu mengembangkan konsep pikiran bawah sadar.

Jadi, berikut adalah beberapa kutipan favorit saya yang telah membantu saya menumbuhkan pemahaman yang lebih baik tentang pikiran saya sendiri.

Meskipun saya menawarkan interpretasi saya sendiri untuk setiap kutipan, lebih penting untuk mempertimbangkan apa yang berbicara kepada Anda dan bagaimana kaitannya dengan proyeksi, pandangan, dan kenyataan Anda sendiri.

Nikmatilah!

Menurut Anda seberapa baik Anda mengenal diri sendiri?

“Sampai Anda membuat alam bawah sadar menjadi sadar, itu akan mengarahkan hidup Anda dan Anda akan menyebutnya takdir.” —Carl Jung

Kita datang ke dunia ini tanpa pilihan di mana kita dilahirkan, kepercayaan yang mengelilingi kita, dan keadaan yang membimbing kita. Pikiran selalu menyerap informasi dan pemahaman apa pun yang ada di sekitar kita, namun kita tidak dapat menyadari semua yang kita serap.

Kita menceritakan diri kita sendiri narasi tentang keyakinan kita, moralitas kita, dan rasa diri kita.

Tapi apa yang ada di dalam alam bawah sadar kita yang memberi kita pengetahuan tentang sumber dari beberapa keyakinan, keinginan, dan emosi yang gagal kita pahami?

“Pendulum pikiran terombang-ambing antara akal dan omong kosong, bukan antara benar dan salah.” —Carl Jung

Pikiran kita memiliki tarikan ke arah cara berpikir ‘salah satu/atau’ dan dikotomis ini. Ini adalah kondisi untuk pemikiran manusia kita — dan terkadang itu berguna. Tetapi kondisi manusia tidak begitu jelas, karena pikiran kita dipaksa untuk membuat interpretasi cepat dari pengalaman subjektif, di mana kita kemudian mencoba untuk menempatkannya ke dalam kategori yang bersih.

Namun, ini tidak meninggalkan ruang untuk ambiguitas. Dan kita menemukan kebijaksanaan dalam ambiguitas pengalaman manusiawi kita.

Baca Juga:  Apakah Filsafat ibu dari semua mata pelajaran?

Pengetahuan tidak sama dengan kebijaksanaan.

“Mengetahui kegelapan diri sendiri adalah metode terbaik untuk menghadapi kegelapan orang lain.”—Carl Jung

Ini memanggil kembali ke kutipan pertama, karena di dalam alam bawah sadar kita ada penantian diri kita yang lebih gelap. Sisi gelap diri kita adalah sesuatu yang kita semua miliki, dan ketika kita gagal untuk memahaminya, diri kita yang tidak disadari memproyeksikan ke dalam hubungan dan tindakan kita dalam hidup.

Jadi, ini tentang mengenali bahwa setiap orang yang kita temui mengalami pertempuran batin mereka sendiri dan proses memahami alam bawah sadar.

Ketika kita berinteraksi dengan orang lain, kita tidak berurusan dengan mereka seperti yang mereka yakini; sebaliknya, kita menghadapinya sebagaimana kita memandangnya melalui lensa pengalaman kita sendiri. Setiap orang adalah cerminan diri kita sendiri.