Diketahui bahwa Ukraina menjadi salah satu negara yang dipilih oleh para pelajar dari berbagai negara di dunia sebagai tempat untuk menimba ilmu.

Hal tersebut karena biaya yang dikeluarkan lebih murah dibanding dengan negara lain seperti di Eropa Barat atau di Amerika Serikat.

Melihat data dari Kementrian Pendidikan Ukraina terdapat lebih dari 16.000 mahasiswa asing yang saat ini sedang menuntut ilmu di negara ini. Tentunya jumlah tersebut bukanlah jumlah yang sedikit.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa kondisi saat ini di Ukraina sedang tidak baik atau sedang dalam suasana yang menegangkan.

Diketahui pada tanggal 24 Februari terjadi Invasi Rusia ke Ukraina sesuai dengan perintah Presiden Rusia Vladimir Putin.

Serangan rusia dimulai dengan ledakan di beberapa kota di Ukraina diantaranya terdapat kota Kiev, Odessa, Kharkiv dan Mariupol.

Dilansir dari Liputan6.com terdapat tayangan yang menunjukan bahwa pelajar di Kiev berupaya untuk berlindung di tempat penampungan pada saat Ibu Kota Ukraina dilanda kekacauan yang diakibatkan dari serangan militer Rusia.

Dengan adanya Invasi Rusia ke Ukraina ini menyebabkan lebih dari 50.000 orang mengungsi dan memicu adanya kekhawatiran terjadinya Perang Dingin baru di Eropa. Dengan menewaskan sedikitnya 137 orang dimana termasuk tantara dan warga sipil.

Selain itu terdapat 316 orang atau prajurit Ukraina mengalami luka akibat serangan dari Rusia. Namun sampai saat ini belum diketahui pasti jumlah korban jiwa dengan mengingat jet tempur Ukraina Sukhoi Su-27 ditembak oleh Rusia hingga terjatuk di atas Kiev.

Sampai saaat ini masih terjadi Invasi Rusia ke Ukraina dimana berarti sudah berjalan selama kurang lebih 3 hari.

Presiden Rusia Vladimir Punin menyampaikan dua alasan utama terkait dilakukannya invasi yaitu sebagai berikut :

  1. Pemimpin separatis pada daerah tersebut telah meminta bantuan Rusia terkait dengan klaim serangan pasukan Ukraina ke wilayah mereka.
  2. Untuk melindungi warga di Donbas yang selama ini menjadi target ‘pelecehan hingga genosida’ dari pemerintah Ukraina selama delapan tahun teakhir.
Baca Juga:  Hari Terakhir !! 100 % Gratis !! Pelatihan Membuat Daftar Hadir Otomatis di Google Spreadsheet Bersertifikat 4 JP

Bersumber dari CNN Indonesia, Presiden Ukraina menyampaikan poin penting melalui sebuah video pada hari Jumat tanggal 25 Februari 2022 yaitu sebagai berikut :

  1. Perlawanan Ukraina dipatahkan “Malam ini akan sangat sulit, dan musuh akan menggunakan semua kekuatan yang tersedia untuk mematahkan perlawanan Ukraina,” kata Zelensky.
  2. Rusia serang taman kanak-kanak. Zelensky menuduh Rusia menyerang taman kanak-kanak dan mengebom infrastruktur sipil.
  3. Ukraina rugi di kedua sisi. “Tujuan utama kami adalah untuk menyelesaikan pembantaian ini. Kerugian musuh sangat besar – hari ini ada ratusan tentara tewas yang melintasi perbatasan kami dan datang ke tanah kami,” kata Zelensky. Namun dia menambahkan: “Sayangnya, kami juga menderita kerugian.”

Namun, saat ini pasukan Rusia mulai bergerak menuju ke jalanan di kota Kiev dan warga di kota tersebut diminta untuk tidak keluar rumah dan menghindari balkon.

Selain itu juga kementrian mendesak warga yang masih berada di rumah untuk pergi berlindung apabila mendengar suara sirine udara yang mana suara sirine tersebut merupakan indikasi dari dimulainya serangan udara.

Rusia mulai bergerak untuk menyerang Kiev, hal tersebut diketahui dengan adanya suara ledakan yang berasal dari wilayah barat dan selatan di kota tersebut. Tidak hanya suara ledakan saja tetapi juga terdapat suara tembakan.

Bantuan militer menjadi salah satu hal yang diharapkan da ditunggu oleh Ukraina sampai saat ini, mengingat bahwa pergerakan atau serangan dari pasukan Rusia ke Ibu Kota Kiev semakin mendekat.

Penulis : Eka Susiyanti