Penulis One Piece, Eiichiro Oda, mempunya 2 tuntutan kepada Toei Animation untuk One Piece Film: Red. Permintaan itu akan menawarkan perubahan bagi serial itu. (Foto: ComicBook)

Pencipta One Piece , Eiichiro Oda, punya dua permintaan untuk film animasi baru karyanya itu, Red. Film itu akan menjadi film layar lebar pertama One Piece semenjak Stampede dirilis pada 2019. Film baru tersebut dijadwalkan dirilis pada 6 Agustus mendatang di Jepang. Belum diketahui jadwal perilisan film itu secara global.

Semenjak diluncurkan di Weekly Shonen Jump pada 1997, One Piece telah bermetamorfosis sebagai fanchise besar. Serial ini mengikuti petualangan Monkey D Luffy yang ingin menjadi Raja Perompak. Sepanjang perjalanannya, dia terus mengasah kemampuan dan merekrut kru yang sangat loyal padanya.

Selama bertahun-tahun, manga ini telah bermetamorfosis ke banyak sekali platform hiburan. Anime-nya diluncurkan pada 1997. Ad interim, manga ini juga telah diwujudkan dalam film, video games, dan light novels. Sebuah serial live-action telah dipersiapkan di Netflix.

Baca Juga: 10 Kawasan di One Piece yang Terinspirasi dari Lokasi Konkret

One Piece Film: Red disutradarai Taniguchi Goro. Film ini akan menjadi film ke-15 salah satu manga terpanjang itu. Film ini sudah sangat diantisipasi penggemar karena fokus pada karakter yang selama masih dianggap misterius bagi sebagian besar dari mereka.

Film ini akan mengikuti perjalanan Perompak Rambut Merah, Shanks. Dia ketika ini ialah salah satu Yonko Lautan. Dia juga ialah orang yang membuat Luffy ingin menjadi perompak. Topi jerami yang menjadi ciri khas Luffy dulunya ialah milik Shanks.

Ini 2 Tuntutan Eiichiro Oda untuk Film Baru One Piece, Red

Dalam sebuah konferensi pers, Toei Animation mengungkapkan, ada dua permintaan yang disampaikan Oda terkait film Red. Pertama, dia ingin agar ada karakter wanita dengan perang besar di film ini. Hal ini tentu mampu dipahami. Sudah menjadi rahasia umum kalau serial shounen jarang yang punya karakter wanita yang ditulis dengan baik. Ketika ini, serial shounen dengan karakter wanita yang ditulis dengan baik ialah Jujutsu Kaisen.

Kedua, Oda ingin agar film itu disutradarai orang di luar Toei Animation. Inilah mengapa Toei akhirnya mendapuk Taniguchi Goro. Goro dikenal atas karyanya di Code Geass, yang menjadi salah satu anime sheinen/mecha terbaik yang pernah ada. Dia belum pernah bekerja dengan Toei.

Baca Juga:  Sempat Dimaki, Dokter Tirta Galau Adam Deni Mampu Kirim DM Instagram ketika Ditahan

“Aku merasa kami menerima perubahan kimia,” kata produser Red, Shimizu Shinji yang dikutip Screen Rant.

Ini 2 Tuntutan Eiichiro Oda untuk Film Baru One Piece, Red

Toei telah mengabulkan dua permintaan Oda, termasuk karakter wanita yang dia minta. Karakter wanita itu akan menjadi tambahan baru ke franchise itu. Hingga ketika ini, belum banyak yang diketahui perihal karakter baru itu dan mirip apa nanti perannya di One Piece.

Yang terang, One Piece Film: Red akan menampilkan Shanks. Selain itu, sejumlah karakter penting di franchise ini, mirip Luffy, Zoro, Nami, Usopp, Sanji, Chopper, Nico Robin, Franky, Brook dan Jinbei, akan tampil di film ini. Belum diketahui lagi karakter lain mana yang sudah dikenal penggemar yang akan tampil di film ini.

Baca Juga: Mirip Apa Awakening Buah Iblis Luffy di One Piece?

One Piece Film: Red akan menandai sejumlah perubahan bagi franchise itu, meski kecil. Dengan mempertimbangkan jika serial ini sudah berjalan selama hampir seperempat abad, penggemar diperlukan mampu mendapatkan sedikit perubahan tersebut. Perubahan itu menawarkan jika Oda masih tertarik untuk membuat hal baru dan menarik dengan franchise itu agar tidak stagnan, alih-alih melapisi ilham yang sama.

(alv)