Kamar Dagang Internasional adalah asosiasi bisnis global yang mempromosikan bisnis lintas batas.

Kamar Dagang Internasional (ICC) didirikan pada tahun 1919, setelah Perang Dunia Pertama. Demikian pula, telah mendikte peraturan standar untuk bisnis sejak 1933. Berkat pekerjaannya, ia telah mewakili 45 juta perusahaan di lebih dari 100 negara. Justru karena keterwakilan yang sama ini, itu adalah entitas konsultatif orde pertama Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Misi Kamar Dagang Internasional

Misi ICC adalah mempromosikan perdagangan dan investasi internasional. Dalam pengertian ini, mereka mendukung langkah-langkah seperti multilateralisme dan berkontribusi pada standarisasi proses komersial. Perdagangan dianggap sebagai cara mendasar untuk pembangunan dan pengentasan kemiskinan. Mereka juga berkontribusi pada resolusi konflik dan kepatuhan terhadap aturan semua anggotanya. Meskipun layanannya juga dapat digunakan oleh perusahaan yang bukan milik Dewannya.

Akhirnya, mereka memiliki tujuan untuk mempromosikan kemakmuran ekonomi dan kesempatan bagi semua orang secara setara. Mereka memantapkan diri sebagai representasi tertinggi sektor swasta di panggung internasional.

Pentingnya Kamar Dagang Internasional

Promosi perdagangan, investasi, aliran modal, dan keterbukaan perdagangan patut mendapat upaya bersama antara sektor swasta dan publik. ICC, sebagai salah satu asosiasi bisnis terpenting di dunia, bertanggung jawab untuk memenuhi sebagian tugas ini.

Organisasi ini juga berkontribusi pada standarisasi proses dan regulasi untuk mengefektifkan perdagangan. Organisasi tersebut bahkan memfasilitasi mediasi konflik melalui organisasi yang berada di bawah kendalinya, seperti Mahkamah Arbitrase Internasional. Pengadilan ini memungkinkan individu, pemerintah, dan perusahaan untuk menyelesaikan konflik mereka dengan perjanjian yang netral dan dapat diandalkan tanpa melalui sengketa hukum yang paling rumit.

Badan Pengurus Kamar Dagang Internasional

ICC memiliki tiga badan pengatur yaitu sebagai berikut:

  • Dewan Dunia: Badan pengatur tertinggi organisasi ini dan bertanggung jawab untuk membuat keputusan yang paling relevan. Ini mirip dengan majelis umum organisasi internasional lainnya.
  • Dewan Eksekutif ICC: Bertanggung jawab untuk mengembangkan strategi dan program aksi ICC. Ini terdiri dari komite yang berbeda seperti: Ex officio, Tata Kelola, Keuangan, Nominasi dan Sumber Daya Manusia, Komisi Kebijakan, dan Jaringan Global.
  • Kepresidenan dan Sekretariat Jenderal: Mereka dipilih oleh Dewan Dunia untuk menjalankan program kerja organisasi.
Baca Juga:  Seri A – Pembiayaan