Perhatian! Ini Penyebab Pembayaran Tunjangan Sertifikasi Guru Di Berhentikan Ditahun 2022

Sahabat Yoru Media bahwa guru yang memiliki sertifikat pendidik diberikan banayk keuntungan berupa Tunjungan yang diakui oleh Undang-Undang atau dengan nama lain mendapatkan tunjangan sertifikasi, dan berpeluang besar lulus seleksi CPNS. Sertifikat pendidik merupakan suatu bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional.

Perlu juga diketahui bahwa, tidak semua guru bisa mendapatkan sertifikat pendidik tersebut. Hal ini berkaitan dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, sehingga beberapa guru ada yang tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut. Dengan begitu, guru-guru yang tidak lulus persyaratan, bisa jadi tidak bisa menerima tunjangan sertifikasi.

Permendikbud Nomor 4 Tahun 2022

Sesuai Permendikbud nomor 4 tahun 2022 dijelaskan bahwa tunjangan sertifikasi guru merupakan tunjangan yang diberikan kepada guru yang memiliki sertifikat pendidik sebagai suatu penghargaan atas profesionalitasnya.

Juga tunjangan lainnya adalah tunjangan khusus dan tambahan penghasilan. Tunjangan khusus adalah tunjangan yang diberikan kepada guru sebagai kompensasi atas kesulitan hidup yang dihadapi dalam melaksanakan tugas di daerah-daerah Khusus.

Sedangkan tambahan penghasilan itu sendiri adalah sejumlah uang yang diberikan kepada guru yang berstatus ASN di daerah. Tambahan penghasilan diberikan kepada guru yang belum memiliki sertifikat pendidik yang memenuhi kriteria sebagai penerima tambahan penghasilan.

Aturan Cuti bagi Guru ASN Daerah

Bagi Guru ASN di daerah yang melaksanakan cuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pelaksanaan cuti bagi ASN, akan tetap memperoleh tunjangan sertifikasi. 

Inilah cuti yang diakui oleh perundang-undangan.

  1. terjadi cuti tahunan;
  2. cuti besar;
  3. melakukan cuti karena sakit;
  4. cuti melahirkan;
  5. cuti karena alasan penting; dan
  6. cuti bersama.

Sedangkan bagi guru yang tetap mematuhi aturan cuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan mengenai guru tetap memperoleh tunjangan sertifikasi. Ketentuan penerimaan tunjangan profesi, tunjangan khusus, dan tambahan penghasilan ini dikecualikan untuk guru ASN di daerah yang melaksanakan cuti diluar tanggungan negara. 

Baca Juga:  Contoh Dialog Asking and Giving Something Untuk 2 Orang Singkat Beserta Kalimat

Baca Juga

  1. Ada 5 Jenis Tunjangan Profesi Guru Yang Akan Diterima Tahun 2022, Cek Disini
  2. Info Terbaru, Guru Menerima 3 Tunjangan Ini Akan Cair Bulan Maret 2022
  3. Lembar Kerja Refleksi Praktik Baik Di Sekolah Penggerak
  4. Inilah Nasib Tunjangan Guru 2022, Sesuai Janji Mendikbud Ristek Kurikulum Merdeka Diterapkan
  5. Download Surat Pernyataan Dukungan dari Ketua Yayasan Untuk Calon Kepala Sekolah Penggerak Doc
  6. DOWNLOAD Surat Ederan Dirjen GTK Kemendikbudristek Nomor 0305/B2/GT.00.04/2022 Tentang Perubahan Jadwal Pendaftaran dan Seleksi Administrasi dan Tabel Linieritas PPG Dalam Jabatan Tahun 2022
  7. Download Surat Edaran Dirjen GTK, Kemendikbudristek Nomor 0248/B2/GT.00.03/2022 tentang Pendaftaran dan Seleksi Administrasi PPG Dalam Jabatan Tahun 2022
  8. Berikut Syarat Menjadi Kepala Sekolah Penggerak Angkatan 3 Tahun 2022, Segera Daftar!
  9. Syarat dan Cara Mendaftar PPG Tahun 2022 Lewat SimPKB Kemdikbud 
  10. Berapa Gaji Guru Penggerak Angkatan ke 6 Tahun 2022, Begini Penjelasan Kemendikbud
  11. Syarat dan Cara Daftar PPG Kemenag 2022, Guru Madrasah dan Agama Segera Daftar
  12. Syarat Mendapatkan Undangan PPG Guru Madrasah Di Simpatika Tahun 2022

Penghentian Pembayaran Tunjangan Sertfikasi Guru

Pemerintah Daerah memilki kewenangan dalam menghentikan pembayaran tunjangan sertifikasi. 

Berikut ini ada 6 (enam) hal yang membuat pembayaran tunjangan sertifikasi diberhentikan.

1. Meninggal dunia

Pertama adalah apabila ada guru penerima tunjangan sertifikasi, tunjangan khusus, maupun tambahan penghasilan yang meninggal dunia, maka pembayaran ketiga-tiganya juga akan berakhir. Dalam hal ini, tentunya tidak bisa digantikan oleh orang lain, termasuk oleh keluarga yang bersangkutan. Pemberhentian dilakukan pada bulan berikutnya.

2. Mencapai batas usia pensiun

Kemudian batas usia pensiun ASN dengan kategori PNS yang merujuk pada Surat Kepala BKN Nomor: K.26-30/V.119-2/99 adalah minimal 58 tahun. Sedangakan maksimalnya adalah 65 tahun yang dibagi kedalam tiga tingkatan berdasarkan jabatannya masing-masing dan dilakukan pada bulan berikutnya.

Baca Juga:  Syarat dan Cara Daftar PPG Kemenag 2022, Guru Madrasah dan Agama Segera Daftar

3. Mengundurkan diri atas permintaan sendiri

Mengunduran diri terntunya berkaitan dengan kepentingan masing-masing dari seorang guru ASN. Misalnya ada ada guru yang ingin terlibat dalam politik seperti mencalonkan diri sebagai anggota DPR. Pemberhentian ini dilakukan pada bulan berkenaan.

4. Dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap

Misalnya dalam hal ini ada guru ASN yang melakukan tindak pidana kejahatan yang berhubungan dengan jabatannya sebagai guru. Maka pembayaran tunjangan sertifikasinya secara otomatis diberhentikan dan pemberhentian tersebut dilakukan pada bulan berkenaan.

5. Mendapat tugas belajar

Jika seorang PNS yang menjalani Tugas Belajar selama lebih dari 6 (enam) bulan, akan dibebaskan sementara dari jabatannya. Kemudian tunjangan sertifikasi dapat dibayarkan kembali setelah dinyatakan telah melaksanakan tugas kembali oleh pejabat yang berwenang. Pemberhentian dilakukan pada bulan berkenaan sejak melaksanakan tugas belajar.

6. Tidak lagi menduduki jabatan fungsional guru

Sebagaimana yang kita ketahui bahwasanya jabatan fungsional guru hanya dapat diisi oleh guru yang berstatus sebagai PNS. Dalam hal ini tunjangan sertifikasi akan diberhentikan apabila tugas, tanggung jawab, serta wewenang untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, dan mengevaluasi tidak lagi dijalankan. Pemberhentian pembayaran tunjangan sertfikasi untuk guru dengan ketegori ini akan dilakukan pada bulan berkenaan.

.