Bunyi.com – Anang Hermansyah ternyata pernah tinggal di Gang Potlot milik Slank. Di kawasan ini mula kreativitasnya sebagai musisi diasah.

Bukan hanya Anang Hermansyah, sejumlah nama besar juga pernah ada di Gang Potlot. Karena kawasan tersebut bukan hanya sekadar termpat, tapi menjadi komunitas berkreasi musik.

“Slank, gang Potlot itu melahirkan grup-grup hebat. Poly orang hebat lahir di sini,” kata Anang Hermansyah di kanal YouTubenya, Rabu (9/2/2022).

Anang Hermansyah, Bimbim dan Kaka Slank [YouTube: The Hermansyah]
Anang Hermansyah, Bimbim dan Kaka Slank [YouTube: The Hermansyah]

Beberapa nama muncul mirip grup band Gigi, Opie Andaresta sampai grup Band Dewa 19, pernah menjajakan kaki di Gang Potlot.

Baca Juga:
Anang Hermansyah Dikritik Gegara Cara Promosi Token Kripto ASIX Dinilai Kurang Sempurna

“Ronald sama Thomas nongkrongnya disini,” tutur Anang Hermansyah.

Tak hanya mengungkap kesuksesan, Anang Hermansyah bersama Bimbim dan Kaka juga mengenang kembali masa lalu mereka ketika berada di Gang Potlot.

Anang Hermansyah, Bimbim dan Kaka Slank [YouTube: The Hermansyah]
Anang Hermansyah, Bimbim dan Kaka Slank [YouTube: The Hermansyah]

Dewa Budjana misalnya, personel band Gigi itu membentuk band karena iri melihat Slank berjaya. Dari cita-cita itu, terbentuk lah band bersama Armand Maulana dan beberapa personelnya.

“(kata Dewa Budjana) Gue ngiri nih sama Slank, masa nggak punya band,” kenang Bimbim.

Selain grup band Gigi, personel Dewa 19 juga punya cerita di Gang Potlot. Ahmad Dhani yang acapkali menginap di sana sampai Ari Lasso yang juga gemar nongkrong di kawasan tersebut.

Baca Juga:
Girangnya Ari Lasso ketika Meninggalkan Rumah Sakti

Anang Hermansyah, Bimbim dan Kaka Slank [YouTube: The Hermansyah]
Anang Hermansyah, Bimbim dan Kaka Slank [YouTube: The Hermansyah]

“Awal-awal Dewa nyampe ke Jakarta, nongkrongnya disini. Dhani itu pernah di kamarku tidur, Lasso acapkali ke Potlot,” ucap Anang Hermansyah.

“Bangor soalnya,” timpal Bimbim.

Bimbim bersama para penyanyi itu bercita-cita ingin sukses bersama di musik. “Tapi nggak punya modal,” ujarnya.

Drummer Slank ini pun mencetuskan ilham untuk mengantarkan para musisi ini ke label besar. Gunanya agar musik mereka dikenal banyak orang.

Baca Juga:  84 tahun yang lalu, seorang pengendara motor yang sopan memicu perdebatan besar tentang perubahan iklim

“Akhirnya oh Anang taro di (label) Musica, yang ini taro di Aquarius,” kata Bimbim Slank.