Pita harga digunakan dalam analisis teknis untuk mengidentifikasi target harga beli atau jual. Dengan cara ini, dengan menetapkan batas-batas maksimum dan minimum tertentu pada harga listing, keputusan investasi dapat dibuat.

Secara sederhana, ini menunjukkan harga maksimum atau minimum yang disarankan untuk membeli atau menjual. Misalnya kita ingin harga saham tertentu bergerak antara lima (minimal) dan sepuluh (maksimum), jika mendekati lima kita beli dan jika mendekati sepuluh kita jual.

Dengan teknik ini, kita berusaha untuk mengetahui nilai harga di antara mana investasi kita harus bergerak. Dengan cara ini, pesanan beli dan jual dapat dibuat ketika harga mendekati mereka dan dengan demikian memaksimalkan keuntungan.

Bollinger band dan saluran volatilitas

Bollinger bands dan saluran volatilitas adalah bagian dari analisis teknis dan memiliki prinsip yang mirip dengan band harga, tetapi juga beberapa perbedaan. Karena itu, penting untuk mengetahui apa itu mereka.

Di Bollinger bands, indikator utamanya adalah rata-rata bergerak dan standar deviasinya. Dengan demikian, ia menetapkan tiga garis, yaitu rata-rata itu sendiri, maksimum dan minimum, tidak seperti garis harga yang hanya memperhitungkan harga maksimum dan minimum.

Saluran Volatilitas sebenarnya adalah varian dari Bollinger Bands. Kegunaannya, di atas segalanya, untuk analisis intraday. Dalam kedua kasus kami fokus pada konsep volatilitas.

Prosedur untuk menetapkan pita harga

Mari kita lihat prosedur sederhana untuk melakukan jenis analisis ini.

  • Tidak ada salahnya untuk memulai dengan analisa fundamental sebelumnya. Dengan cara ini, dengan mempelajari neraca atau laporan laba rugi perusahaan target, harga maksimum dan minimum dapat ditetapkan.
  • Kedua, tabel data dan evolusinya dari waktu ke waktu dibuat. Misalnya, evolusi hari-hari terakhir (dalam perdagangan) atau tahun (dalam investasi jangka panjang).
  • Dengan tabel ini grafik pita dinaikkan. Spreadsheet dapat membantu kita melakukannya. Yang benar adalah bahwa berbagai platform di Internet melakukan pekerjaan ini untuk kita. Kita akan melihatnya lebih detail dalam contoh berikut.
Baca Juga:  7 langkah untuk mengekspor produk Anda dari Meksiko ke dunia

Contoh pita harga

Contoh ini bisa diterapkan dalam jangka pendek, misalnya trading, atau dalam jangka panjang. Bayangkan kita memiliki data perusahaan yang akan kita investasikan. Kami ingin mengetahui tren harga saham Anda dan, di atas segalanya, kapan harus membeli atau menjual.

Demi kesederhanaan, kami menganggap bahwa analisis fundamental telah memberi kami data harga minimum dan maksimum. Kita juga mengetahui harga dari lima belas periode terakhir. Mari kita lihat bagaimana tabel dan grafik akan terlihat.

Pita Harga1

Kita bisa melihat bahwa band harga biasanya bergerak di antara batas yang direkomendasikan. Pada periode 3 dan 7 harga mencapai nilai minimum dan pada periode 13 mencapai maksimum. Saat harga mendekati posisi ekstrim ini adalah saat kita mempertimbangkan untuk membeli atau menjual.